Melalui PKH, Pemkot Salatiga Ingin Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pembukaan Pengembangan Kecakapan Hidup (PKH) di Aula UPTD Satuan Pendidikan Non Formal Sejenis (SPNFS), Rabu (20/3/2019). (Pemkot Salatiga)

Pemerintah Kota Salatiga saat ini sedang gencar meningkatkan kualitas hidup warganya. Terbaru, melalui program Pendidikan Kecakapakan Hidup (PKH) harapan pemkot mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Walikota Salatiga, Yulianto saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Pengembangan Kecakapan Hidup (PKH) di Aula UPTD Satuan Pendidikan Non Formal Sejenis (SPNFS), Rabu (20/3/2019).

“Yang dilatih pada hari ini, nanti kalau sudah mengerti, paham, dan piawai maka akan otomatis mengembangkan ekonomi kerakyatan di wilayahnya masing-masing. Kami sebagai pemerintah juga akan selalu dukung dan mendampingi terus,” jelas Yulianto seperti dikutip dari salatiga.go.id.

Lanjutnya program PKH ini selain meningkatkan kesejahteraan warga Salatiga juga berdampak dengan menurunnya angka kemiskinan di Salatiga.

“SDM akan baik, tentunya angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kota juga akan naik. Maka peserta disini harus bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik, agar bermanfaat,” harap Yulianto. Selanjutnya Pemkot Salatiga akan terus mengadakan kegiatan serupa dan memantau perkembangannya.

Acara PKH ini akan berlangsung selama sembilan hari sampai tanggal 28 Maret, di hari pertama ini ada 100 peserta yang terbagi dalam empat kategori pelatihan. Keempat kategori pelatihan tersebut yakni pelatihan tata kecantikan wajah, pelatihan menata jajan pasar dengan kemasan modern, pelatihan merangkai bunga segar pelatihan hantaran pengantin.

“Peran masyarakat sangat penting, karena dengan yang ikut pelatihan ini, maka akan mengajak satu orang untuk membantu, sehingga akan mempercepat penyerapan pekerjaan disini,“ jelas Yulianto.

PKH Diadakan Rutin

Peserta pelatihan berharap kegiatan yang dapat memberikan ilmu dan keterampilan bagi dirinya ini tidak hanya dilaksanakan sekai saja namun berkelanjutan karena manfaatnya yang besar.

Hal ini seperti diungkapakan oleh Titik Heru Riyanti, peserta dari Nobowetan yang mengatakan kegiatan seperti ini membuat dirinya mendapat banyak teman dan membuat lapangan kerja baru.

“Kedepan kami bisa membangun usaha kecil-kecilan dulu, namun bisa mandiri dan berinovasi. Saya berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan rutin, sehingga kami sebagai masyarakat bisa tahu, menambah relasi kerja dan lapangan kerja baru,” ujar Titik.

Add Comment