Menilik Desa Tingkir Lor, Destinasi Wisata Belanja dan Kuliner

Salah satu usaha UMKM di bidang konveksi milik warga Desa Tingkir Lor. (Foto: jatengprov.go.id)

Tingkir – Desa Wisata Tingkir Lor merupakan salah satu daerah di Salatiga yang mayoritas warganya mempunyai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baik di bidang konveksi maupun kuliner. Desa ini memberikan warna tersendiri pada wisatawan yang berkunjung di sana lantaran ragam UMKM yang dimiliki.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah Chamim Irfani pada kunjungannya ke Desa Tingkir Lor. Menurutnya, Desa Wisata Tingkir Lor dengan ragam usaha yahg dimiliki memberikan kesan wisata belanja beragam bagi wisatawan yang singgah.

“Desa wisata Tingkir Lor bisa jadi alternatif wisata belanja yang ada di Salatiga. Dengan adanya ragam UMKM yang dimiliki warga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berbelanja,” tuturnya dalam situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

Dengan didukung akses yang mudah dijangkau, Chamim berharap desa wisata ini dapat menambah pendapatan aset daerah. Dirinya juga mendorong Desa Wisata Tingkir Lor memiliki ciri khas produk yang dapat diunggulkan.

“Alangkah lebih baik jika ada ciri khas produk yang jadi unggulan. Karena Salatiga mempunyai beragama kuliner, Desa Wisata Tingkir Lor bisa saja lebih mempromosikan pia sebagai produk unggulan, tentunya dengan variasi macam rasa,” sambungnya.

Sementara itu, Kadinas Pariwisata Salatiga Danurejo menjelaskan, saat ini Desa Wisata Tingkir Lor terus berinovasi mengembangkan potensinya. Seperti produk konveksi yang dimiliki salah satu warganya, mulai berekspansi pengiriman ke luar Kota Salatiga bahkan luar Jawa. Sedangkan di bidang kuliner, beberapa warga mempunyai jajanan khas yang sekarang ini mulai menerima pesanan dari luar daerah.

“Salah satu yang merambah pengiriman hingga ke luar daerah dari produk konveksi yaitu selimut dan sprei. Sedangkan produk makanan pia lebih banyak menerima pesanan yang tidak sedikit berasal dari luar kota. Kami bersama masyarakat tengah berupaya mengembangkan produk makanan unggulan yang berasal dari bahan singkong,” terangnya.

Add Comment