Tarhim, Media Perekat Pemerintah dengan Masyarakat

Kegiatan tarhim dalam ramadan di Kota Salatiga kali ini diawali dengan acara buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat maghrib dan tarawih berjamaah. (Foto: salatiga.go.id)

Salatiga – Melalui kegiatan tarawih dan silaturahim (tarhim), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji mengajak masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, tarhim bisa mempererat tali silaturahmi antara pegawai pemerintah dengan masyarakat di Kota Salatiga.

Hal tersebut disampaikan di halaman Rumah Dinas Sekda, Jalan Seruni Kota Salatiga, Kamis (9/5/2019) malam. “Mempertahankan komunikasi secara intens, agar kerukunan kota Salatiga tetap terjaga dengan baik,” tuturnya dalam situs resmi Pemkot Salatiga.

Dirinya juga memberikan apresiasi terhadap segenap panitia amalan ramadan yang telah menggelar kegiatan di bulan puasa tahun ini. Kegiatan rutin tahunan ini merupakan hal yang sangat positif sebagai media keakraban antara semua pihak yang ada.

“Acara rutin ini akan digelar terus karena manfaat yang kita ambil dari sini sangat banyak. Bukan hanya sebagai pendekatan diri kepada Allah SWT semata, namun akan menjadi amal dan ibadah bagi semuanya dan bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari,” sambungnya.

Jaga Keberagaman di Bulan Puasa

Dalam kesempatan tersebut, Fakruroji juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga toleransi antar umat beragama. Bulan puasa ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk selalu beribadah dan mempersatukan keberagaman di dalam masyarakat.

“Tarhim ini juga akan mempersatukan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan forkopimda (baca: forum koordinasi pimpinan daerah) yang berada di Salatiga. Saya harapkan kondusivitas ini tetap terjaga dan bisa menjaga kemajemukan dalam indahnya toleransi beragama,” ujarnya.

Kegiatan tarhim dalam ramadan di Kota Salatiga kali ini diawali dengan acara buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh walikota, wakil walikota, dan forkopimda. Selain itu hadir pula kapolres, kajari, dandim, dan masyarakat sekitar. Sebagai penutup dilanjutkan dengan salat tarawih bersama-sama dan ceramah dari KH. Zaenuri.

Add Comment