Kipas 1245 Mudahkan Akses Transportasi Pelajar dan Mahasiswa Salatiga

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga meluncurkan Layanan Kami Peduli Anak Sekolah (Kipas) 1245 untuk mempermudah akses transportasi pelajar dan mahasiswa. (Foto: Pemkot Salatiga)

Sidorejo – Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meluncurkan Layanan Kami Peduli Anak Sekolah (Kipas) 1245, Jumat (14/6/2019). Program yang diluncurkan di Kampus 3 IAIN Salatiga tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar dan mahasiswa.

Dengan menggandeng Organisasi Angkutan Darat (Organda), IPAS, paguyuban jalur angkota, IAIN, SMP, SMK, dan pondok pesantren, Dishub berupaya memberdayakan potensi angkutan kota (angkuta) dengan melakukan terobosan lewat layanan tersebut.

Kepala Dishub Kota Salatiga Sidqon Effendi mengatakan, inovasi ini bisa memberikan kemudahan aksesibilitas dan mobilitas bagi pelajar dan mahasiswa, karena di beberapa wilayah di Salatiga belum ada layanan dan jaringan angkutan umum bagi masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Untuk itu pihaknya bekerja sama dengan berberapa stakeholder untuk menciptakan layanan tersebut.

Kondisi yang belum terlayani itu, tuturnya, bisa ditemukan di Kelurahan Kalibening di mana terdapat SMK Negeri 3, Kelurahan Ledok terdapat SMP Negeri 8, juga Kelurahan Pulutan yang terdapat Kampus 3 IAIN Salatiga. Masing-masing institusi pendidikan tersebut memiliki jumlah peserta didik yang tidak sedikit.

“Untuk jaringan yang kami siapkan diharapkan bisa bermanfaat, agar kebutuhan masyarakat dan angkota bisa terpenuhi,” harap Sidqon.

Lebih lanjut, dirinya menerangkan, ada empat jalur trayek angkuta yang akan digunakan, antara lain: jalur 1B dari Tamansari-Kampus 3 IAIN-Karangrejo; jalur 2B Tamansari-Kampus 3 IAIN-Modangan; Jalur 4B Tamansari-SMKN 3-SMPN 8-Kalibening; dan jalur 5B mulai Tamansari-SMPN 8-Cengek.

Angkuta Harus Ikuti Perkembangan Zaman

Wali Kota Yulianto mengatakan, hadirnya Kipas 1245 bisa menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat di Salatiga. Sehingga bisa meningkatkan taraf hidup, dan ekonomi masyarakat terus berlanju. Ia mengimbau agar layanan yang telah ada tersebut terus dijaga dalam memberikan pelayanan terbaik, sehingga eksistensinya terus bertahan, dan bisa memberikan contoh yang baik bagi daerah lain.

“Suatu tantangan yang harus kita lakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Sehingga hari ini Dishub me-launching pemanfaatan teknologi di angkutan Kota Salatiga,” tuturnya usai peluncuran.

Walkot menambahkan, angkuta dituntut tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman, sesuai dengan kondisi sekarang. Maka inovasi yang baru saja diluncurkan tersebut merupakan solusi dan jawaban atas kekhawatiran saat ini. Ia berharap pemanfaatan teknologi tersebut akan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Harapannya masyarakat, pelajar, maupun mahasiswa dapat dilayani. Sehingga angkuta yang ada bisa menggeliat kembali,” imbuh Yulianto.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Perkembangan Kelembagaan IAIN Salatiga Muh Zaerozi menyambut baik hadirnya inovasi tersebut. Hal ini menurutnya akan sangat menunjang kelancaran studi mahasiswa di kampus IAIN Salatiga, terutama dengan jumlah mahasiswanya yang sangat banyak, maka Kipas 1245 ini diharapkan bisa membantu mengurai kepadatan kendaraan di tempat parkir.

“Adanya angkutan ini akan sangat membantu untuk mahasiswa yang kuliah di sini. Saya sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah kota melalui Dishub Salatiga,” tutur Wakil Rektor.

Add Comment