Dinas Kesehatan Kota Salatiga Adakan Workshop bagi Kader Posyandu

Kader Posyandu Kota Salatiga, saat mengikuti Workshop dan Outbond di Karanganyar, (12-13/7/2019). (Foto : Dinkes Salatiga)

Karanganya– Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi sosok penting terkait program kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak. Diperlukan kerjasama dan pengabdian untuk memberikan pelayanan sekaligus penyuluhan setiap saat. Maka, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga  mengadakan “Workshop Peningkatan Kualitas Mutu Pelayanan Posyandu Balita”, Jumat-Sabtu (12-13/7/2019). 

Kasi Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan, Priyanto Handoyo, menyampaikan, keberhasilan Posyandu  Balita memerlukan dukungan dari berbagai pihak, baik dari segi moral, material, maupun finansial.  

“Maka dari itu, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan capaian posyandu strata purnama dan mandiri, meningkatkan peran kader, pembinaan petugas dan kualitas pelayanan di posyandu,” terangnya.  

Sementara itu, menurut Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah, kader posyandu adalah bentuk pemberdayaan  masyarakat yang dilakukan secara ikhlas. Para kader harus tanggap terhadap seluruh masyarakat atau  keluarga, terutama bayi yang baru lahir, bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta wanita usia subur 

“Apabila kegiatan posyandu terselenggara dengan baik, akan memberikan kontribusi yang besar dalam menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan balita,” ujar Siti Zuraidah 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 279 kader posyandu dan 21 petugas kesehatan. Selain ceramah motivasi, peserta juga mengikuti fun tubing dan outbond 

Revitalisasi Posyandu untuk Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga 

Posyandu umumnya menjadi tempat pelayanan kesehatan balita dan lansia. Apabila dilakukan revitalisasi,  posyandu bisa menjadi pusat pelayanan kesehatan seluruh anggota keluarga, tidak hanya ibu, anak, dan  lansia. 

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Iswandi, posyandu tidak hanya tempat memonitoring kesehatan balita, namun juga menjadi tujuan ketahanan keluarga 

Posyandu menjadi basis untuk membangun ketahanan keluargaMelahirkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berketahanan. Yang disaat bersamaan dapat menurunkan angka kemiskinan,” ujar Iswandi 

Dikutip dari suarantb.com, Iswandi menambahkan, Dinas Kesehatan Perlu membangun koordinasi dan  sinergi dengan seluruh pihak, terutama dinas atau badan terkaitKarena, indikator keberhasilan dari seluruh  program yang ada adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

Add Comment