Dinas Kesehatan Sosialisasikan Sertifikat Laik Sehat

Dalam upaya peningkatan kualitas sanitasi makanan di Kota Salatiga Dinas Sosial sosialisasikan laik sehat rumah makan atau restoran (foto: Dinas Kesehatan Salatiga)

Sidorejo – Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengadakan Sosialisasi Laik Sehat Jasa Boga, Rumah Makan, Restoran, Depot Air Minum, Kantin Sehat Kota Salatiga Tahun 2019, di Bale Raos, Rabu (10/07/2019). Peserta sebanyak 38 orang yang terdiri atas Pengusaha Hotel Republik Indonesia (PHRI), Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI), Asosiasi Depot Air Minum (DAM), Pengusaha jasa boga/rumah makan/restoran, Petugas Gizi Rumah Sakit dan Petugas Sanitarian Puskesmas se-Kota Salatiga, serta instansi terkait. Kegiatan ini menjadi upaya peningkatan kualitas sanitasi makanan di Kota Salatiga,

Kegiatan dibuka oleh Kabid Kesmas, M. Marhadi, SKM. Narasumber M. Marhadi, SKM (Kabid. Kesmas), Arso Aji,SH (Ketua PHRI), dr. Tasfiyah Sri Prihati (Kasi SKI) dan Bambang Setiawan, SE (DMPTSP). Turut hadir Siti Yulaekah, SKM, M.Kes dari Dinkes Prov Jateng untuk memberikan penyegaran materi.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan komitmen bersama antara lintas program, lintas sektor pengelola Tempat Pengelola Makanan (TPM) untuk meningkatkan kualitas makanan siap saji yang dihasilkan. Juga meningkatkan kualitas higiene sanitasi makanan dan kepemilikan sertifikat laik sehat TPM.

Sertifikat Laik Sehat Gratis

Sertifikat laik sehat hanya dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga dengan cara mengajukan permohonan kepada kepala dinas kesehatan. Adapun sertifikat laik sehat diberikan secara gratis. Sertifikat tersebut, sebagai bukti bahwa Dinas Kesehatan Kota telah melakukan pengawasan dan pembinaan TPM.

Sertifikat laik sehat dapat diberikan kepada TPM yang memenuhi syarat kesehatan. Inilah pentingnya untuk mensosialisasikan peraturan tentang kewajiban memiliki sertifikat laik sehat seluruh TPM di Salatiga.

Sertifikat laik sehat rumah makan/restoran diberikan kepada rumah makan/restoran yang telah memenuhi persyaratan kesehatan yang berkaitan dengan lokasi dan bangunan, fasilitas sanitasi, dapur dan gudang penyimpanan, pengelolaan bahan makanan dan makanan jadi, peralatan dan tenaga baik secara fisik maupun bakteriologis, dan pengawasan serangga tikus dan hewan piaraan.

Sertifikat laik sehat rumah makan/restoran sementara berlaku selama enam bulan dan dapat diperpanjang sebanyak dua kali. Sedangkan sertifikat laik sehat rumah makan/restoran tetap berlaku selama tiga tahun dan dapat diperbaharui. Sertifikat laik sehat rumah makan/restoran harus dipasang ditempat yang dapat dilihat oleh pelanggan maupun petugas kesehatan.

Add Comment