Latsar CPNS Kota Salatiga untuk menjadi Pribadi yang Berkualitas

Walikota Salatiga, Yulianto, saat menghadiri program Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di Tlogo Resort, Tuntang, Senin (1/7/2019). (Foto : Pemkot Salatiga)

Tuntang, Kabupaten Semarang – Sebagai pelayan publik, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) haruslah berkepribadian yang baik dan berkualitas. Hal itu disampaikan oleh Walikota Salatiga, Yulianto, dalam program latihan dasar (latsar) yang diadakan di Tlogo Resort Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (1/7/2019) lalu.

Yulianto berpesan agar peserta menyiapkan fisik dan mentalnya selama menjalani kegiatan latsar. Dengan demikian, peserta akan memiliki kemampuan, serta berintegritas tinggi terhadap bidang kompetensinya. “Saya harap, usai mengikuti pelatihan, PNSnya jangan leda-lede. Sehingga pelayanan yang diberikan ke masyarakat akan maksimal dan semakin baik, Kalian akan menjadi ujung tombak, pioner dan garda terdepan untuk menyukseskan program pemerintah” ungkapnya.

Dengan demikian, tidak heran apabila dalam kegiatan latsar, peserta dituntut untuk mematuhi aturan, fokus, dan disiplin. Sebab, menurut Yulianto, Kota Salatiga banyak memiliki prestasi di tingkat daerah dan nasional, yang mana dapat menjadi semangat dan aspirasi bagi peserta.

Dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (Bkdiklatda) Kota Salatiga, Muthoin, bahwa peserta latsar terdiri dari 205 CPNS Golongan III dari penerimaan tahun 2018. Dalam latsar ini, akan terbagi menjadi tiga angkatan yang dimulai 1 Juli hingga 30 Oktober 2019 mendatang dengan sistem pendidikan on-off.

Sedangkan untuk tenaga pengajar adalah widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, pejabat struktural pemkot, dan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Irwanto Arif, menyebutkankan, para peserta latsar adalah orang-orang terpilih. Yaitu mereka yang yang masuk rekrutmen CPNS Kota Salatiga dan telah melalui seleski bertahan yang ketat.

“Mereka dipilih melalui proses CAT yang transparan dan ketat. Disiapkan untuk menjadi generasi penerus yang memiliki integritas tinggi dengan moral dan etika serta berwawasan kebangsaan yang kuat,” terangnya.

ASN Harus Profesional dan Berkarakter

Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATRBPN), Sofyan A. Djalil mengakui bahwa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tidak mudah, berat sekali. Dalam sambutannya pada pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian ATRBPN Golongan III Angkatan XV-XXI di Gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Cikeas Udik, Bogor (25/6/2019) lalu.

Ia mengakui kegagalannya ketika dulu mengikuti ujian menjadi ASN. Namun, kegagalan itu adalah langkah awal, keberhasilan ada di tangan masing-masing peserta.

Tujuan diadakannya latsar CPNS Golongan III ini adalah untuk membentuk PNS yang professional dan berkarakter. Yaitu pribadi yang siap membela negara, mengamalkan nilai-nilai dasar PNS berupa Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA), pengetahuan mendalam mengenai kedudukan dan perannya sebagai PNS di NKRI, menguasai bidang tugasnya agar kedepannya dapat melayani masrayarakat dengan baik.

Sofyan berpesan agar para peserta latsar tidak memandang sebelah mata tentang penempatan kerja. Karena, yang dibutuhkan adalah semangat pioner untuk membangun daerah. CPNS harus mewujudkan prestasinya di mana pun ia ditempatkan.

“Saya harap Anda akan jadi pimpinan-pimpinan masa depan yang mampu membawa perubahan. Siapkan mental karena kalian akan menjadi orang-orang yang akan mengubah negeri ini,” harapnya.

Add Comment