Penghargaan Koperasi Berprestasi tingkatkan Motivasi

Walikota Salatiga, Yulianto (tengah), berfoto bersamma dengan Forkopimda, dan pemenang lomba UMKM Berprestasi Tingkat Kota Salatiga, di Peringatan Harkopnas 2019, Senin (15/7/2019) di Halaman Pemkot Salatiga. (Foto : Pemkot Salatiga)

Sidomukti – Sejalan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2019, Walikota Salatiga, Yulianto, mendapat Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Tahun 2019 oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkopukm) Republik Indonesia, yang diserahkan pada Harkopnas 2019 di Purwokerto, Kamis (11/7/2019) lalu.

“Prestasi ini merupakan penghargaan dan buah dari kerja keras kita semuanya. Untuk itu, pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegiat koperasi atas kerja keras dan semangat berjuang untuk terus membangkitkan koperasi di tengah tantangan perkembangan zaman,” terang Yulianto dalam sambutannya, seperti dilansir dari salatiga.go.id.

Penghargaan Jasa Bakti Koperasi 2019 tersebut diserahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskopukm) Kota Salatiga. Dalam kesempatan itu pulam diserahkan sejumlah sertifikar, piala, dan uang pembinaan lomba UMKM Berprestasi (UMKM Smart 2018) Tingkat Kota Salatiga.

Juara I diaraih oleh UMMKM Stasiun Edukasi, dilanjut oleh Brilian Baru, dan Cenik Jegeg Art. Juara Harapan I jatuh kepada UMKM Kedai Noona, Naniq Bakery, dan Bianca Cole. Sedangkan Juara Favorit dimenangkan oleh UMKM Rumah Jampi.

Yulianto menegaskan, bahwa keberhasilan itu tidak lepas dari peran dan kerja keras berbagai pihak, seperti pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, masyarakat, gerakan koperasi dan UKM, serta institusi lainnya.

“Saya berharap, agar penghargaan tersebut dalat dijadikan motivasi agar terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk koperasi dan UKM di Kota Salatiga,” harapnya.

Koperasi sebagai Bentuk Kesejahteraan Masyarakat

Sekretaris Kemenkopukm RI, Rully Indrawan, dalam Peringatan Harkopnas 2019 menyampaikan, Penghargaan Koperasi Berpretasi dan Jasa Bakti Koperasi merupakan wujud apreasiasi pemerintah terhadap insan koperasi di Tanah Air.

“Penghargaan ini untuk meningkatkan citra koperasi di masyarakat, sekaligus memberikan motivasi bagi koperasi untuk berkarta lebih baik,” ujarnya.

Dilansir dari detik.com, Rully menyebut, bahwa koperasi di Indonesia telag mengalami banyak perkebangan dan berkontribusi dalam menyejahterakan anggotanya.

Terdapat tiga aspek penilaian bagi pemenang Koperasi Berprestasi, yakni aspek kelembagaan, aspek usaha, dan aspek keuangan. Koperasi yang masuk dalam kategori Koperasi Berprestasi terdiri dari 20 koperasi konsumen, 10 koperasi produsen, 12 koperasi simpan pinjam, 2 koperasi pemasaran,dan 6 koperasi jasa.

Tidak hanya itu, Penghargaan Jasa Bakti Koperasi diberikan kepada pihak yang berperan aktif dalam menyukseskan pembinaan dan pengembangan koperasi dan UKM di wilayah kerjanya, sehingga menjadi teladan bagi masyarakat. Dalam hal ini, penerima penghargaan bisa berupa bupati/walikota, kepala dinas, pengurus koperasi, maupun tokoh masyarakat.

“Para penerima penghargaan adalah orang-orang yang memberikan kontribusi lebih dari seharusnya demi kemajuan koperasi,” tegas Rully.

Add Comment