Walikota Apresiasi Pelaku Usaha Olahan Pangan

Walikota Salatiga, Yulianto, saat mengunjungi salah satu stand peserta Festival Kemandirian Pangan di Halaman DPRD Kota Salatiga, Jumat (26/7/2019). (Foto : Pemkot Salatiga)

Sidomukti – Pada Festival Kemandirian Pangan yang digelar di halaman DPRD Kota Salatiga, Jumat (26/7/2019), Walikota Salatiga, Yulianto beri apresiasi kepada para pelaku usaha yang meningkatkan potensi olahan pangan dan berkembang pesat.

“Saya melihat gelaran kemandirian pangan kali ini lebih rapi, tertata, dan variatif. Ini menunjukkan para pelaku usaha kecil di bidang pertanian, makanan olahanan, dan sebagainya, mampu tumbuh dengan baik. Dari tahun ke tahun terus berinovasi. Semoga berkembang terus kedepannya,” ujar Yulianto.

Yulianto mengajak agar para pelaku usaha terus berinovasi, kreatif dan bisa melihat peluang pasar sehingga kegiatan semacam itu bisa lebih beragam. Terlebih lagi, Salatiga memiliki potensi sumber daya alam yang banyak untuk dijadikan bahan dasar olahan pangan.

Selain ragam olahan pangan, Yulianto menerangkan, bahwa masyarakat dan pihak dinas bisa bersinergi bersama dalam meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan di Salatiga. Hal itu terbukti dengan banyaknya hasil olahan produk Salatiga yang sudah dikenal oleh daerah lain.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat Kota Salatiga memiliki potensi yang besar. Pemerintah juga akan selalu memberikan perhatian dan penjaminan para usaha kecil untuk bergerak bersama di bidang pangan melalui dinas pertanian, koperasi, dan lain-lain,” terangnya.

Yulianto menambahkan, ia akan membangun sinergitas antar usaha kecil di Salatiga. Dengan demikian, dapat menumbuhkembangkan ekonomi keluarga, menampung tenaga kerja, dan pada akhirnya dapat mengurangi angka kemiskinan.

Selain pagelaran festival pangan, beberapa bantuan pun diberikan kepada masyarakat. Seperti bantuan gabah kering giling untuk kelompok tani gotong royong, bantuan ternak unggas dan bibit sayuran kepada kelompok desa mandiri pangan (Promasan, RT 03 RW 02, Kelurahan Kumpulrejo), dan bantuan kambing kepada kelompok kelurahan mandiri pangan RW 6 Gamol Kecandran.

Festival Pangan bagian dari Menu Sehat Masyarakat

Festival Pangan yang diadakan Kementerian Pertanian (Kementan) RI 2017 silam mengambil tema “Tingkatkan Konsumsi Ragam Pengan Lokal dukung Kemandirian Pangan). Momen tersebut menjadi salah satu upya sosialisasi percepatan penganekaragaman atau diversifikasi konsumsi pangan dan pola makan dengan menu beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA).

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menyatakan, festival tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan program percepatan penganekaragaman pangan dengan menampilkan pangan lokal sebagai alternatif pangan sumber karbohidrat sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal kepada masyarakat luas.

“Untuk mengangkat citra pangan lokal sebagai makanan yang dapat dikonsumsi pada semua lapisan masyarakat, serta untuk mengenalkan, membudayakan pola makan dengan menu B2SA kepada masyarakat pertanian, pegawai, dan pengusaha di bidang pertanian,” jelas Amran.

Add Comment