Dialog Interaktif Radio SS FM, Puskesmas Tegalrejo Kenalkan Kuda Saku

Petugas Promkes Puskesmas Tegalrejo, Andika Farikh Rakhman saat menjadi bintang tamu Dialog Interaktif di Radio Suara Salatiga, Selasa (17/12/2019). (Foto: DKK Salatiga)

Sidorejo – Sebagai fasilitas pelayanan publik, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) juga dituntut untuk memperkenalkan inovasi-inovasi layananannya agar masyarakat lebih sadar untuk menjaga kesehatan. Hal itu dilakukan Puskesmas Tegalrejo dengan cara Dialog Interaktif di Radio Suara Salatiga, Selasa (17/12/2019). Petugas Promkes Puskesmas Tegalrejo, Andika Farikh Rahman, menyampaikan inovasi instansinya berupa program “Aku Datang, Sambutlah Aku (Kuda Saku)”.

“Dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, diperlukan berbagai inovasi sesuai dengan perkembagan teknologi dan isu kesehatan terkini. Kuda Saku bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya wilayah kerja Puskesmas Tegalrejo,” jelas Andika.

Puskesmas Tegalrejo sendiri berada di Jl. Tegalrejo Raya No. 65B, dan terdiri dari tiga kelurahan, yaitu Tegalrejo, Kumpulrejo, dan Randuacir. Dengan demikian, Kuda Saku tidak hanya dilaksanakan oleh petugas puskesmas saja, namun juga terselenggara berkat kerjasama dengan Kader Kelurahan Siaga setempat, serta lintas sektor terkait.

Dilansir dari situs resmi Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, sasaran Kuda Saku adalah kelompok usia produktif antara 15-59 tahun. Program tersebut meliputi penyuluhan, konsultasi, dan cek kesehatan berupa tensi, ukur lingkar perut, tinggi badan dan berat badan, cek gula darah, asam urat, dan kolesterol.

“Kuda Saku juga mengajak peserta untuk senam bersama, gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan kegiatan buka jendela sebagai upaya pencegahan tuberkulosis,” terang Andika.

9 Inovasi Puskesmas Tarik Permudah Akses Kesehatan

Sejak 2014 lalu, Puskesmas Tarik di bawah lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, sudah memiliki banyak program pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Puskesmas Tarik, Hinu Tri Sulistijorini, menyatakan, Puskesmas Tarik sudah menerapkan sembilan inovasi untuk menarik minat masyarakat lebih peduli kesehatan.

“Ada sembilan inovasi di Puskesmas Tarik dalam melakukan upaya pelayanan kesehatan masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut, Hinu menyebutkan program Dacin Balita Sehat di Tarik (Cinta Hati), yaitu timbangan berat badan berbentuk mobil-mobilan yang menarik dan nyaman untuk balita dan anak-anak. Lalu Swadaya Air Bersih Layak Minum Bagi Rakyat (Sweger), upaya menyediakan air bersih layak konsumsi dengan harga terjangkau berupa pengeboran sumur sedalam 300 meter di balaidesa.

Sistem Rekam Medis Puskesmas Tarik Berbasis Teknologi (Smart is Beauty), yaitu penggabungan rekam medis rawat jalan dan rawat inap menjadi personal folder yang diintegrasikan dengan aplikasi SIKDA Generik. Kelas Ibu Hamil Andalan Utama Cegah Kematian Ibu dan Nenonatal di Tarik (Kemilau Cinta), adalah penampahan pemeriksaan 10 T dalam kelas Ibu hamil, bersamaan dengan program Ruang Menyusui Ramah Anak Curahan Kasih Ibu di Tarik (Rumah Cinta), di mana terdapat kader Curhat Menyusui (Chat Me) yang datang ke rumah satu kali dalam satu minggu untuk mengoptimalkan konseling cara menyusui yang baik dan benar.

Adapun Wahana Bermain Anak Cerdas dan Pintar (Warna Ceria) dengan fasilitas permainan anak yang menyenangkan sebagai stimulus tumbuh kembang anak, berlokasi dekat dengan poli gigi, laboratorium, dan Rumah Cinta. Jemput Dampingi Layani Antar (Jeda Layar), berupa sarana ambulans desa untuk penjemputan, pendampingan, dan pelayanan ibu bersalin. Halo Imunisai Cerminan Peduli Balita (Hai Cinta), yaitu panggilan telfon pengingat dari posyandu kepada ibu balita untuk melakukan imunisasi sesuai jadwal.

Dilansir dari situs Dinkes Pemkab Sidoarjo, Puskesmas Tarik bahkan sudah memiliki program pelayanan masyarakar berbasis IT. “Mengambil nomer antrian tidak harus ke puskesmas lebih awal. Program ini sudah diluncurkan 21 April 2017 lalu,” jelas Hinu.

Add Comment