Lembaga Penjaminan Mutu UKSW Selenggarakan Seminar Pengelolaan PDDIKTI

LPM UKSW gelar seminar dari PDDIKTI./ WWW.UKSW.EDU

Salatiga- Pengelolaan data memiliki peranan penting di tengah era kemajuan teknologi yang terus berkembang. Basis informasi dan data yang dikelola dengan baik menjadi nilai lebih tersendiri atas kinerja kelembagaan terkait. Bentuk kelembagaan apapun saat ini menerapkan model pendataan yang lebih mutakhir melalui teknologi yang dapat digunakan dalam menunjang capaian tertentu.

Di lingkup dunia akademik pengelolaan data tidak hanya menjadi rutinitas periodik, tetapi juga menjadi satu keharusan yang nantinya akan memudahkan dalam banyak hal ketika ada data yang diperlukan. Konsep data secara sederhana menyimpan, mendokumentasikan, dan mengelola data-data yang ada dengan klasifikasi tersendiri sesuai dengan kebutuhan.

Dengan pengelolaan data yang baik akan sangat membantu dalam penyediaan informasi yang diperlukan baik dari kalangan internal kelembagaan, instansi lain, khalayak umum, ataupun untuk pelaporan ke kementerian atau lembaga terkait pendidikan.

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga melihat pentingnya pengelolaan pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) yang saat ini memiliki peranan penting bagi sebuah perguruan tinggi. Data pokok yang disajikan seperti data dosen, mahasiswa dan juga kelembagaan memiliki keterkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menyelenggarakan kegiatan bertajuk Seminar Pengelolaan Data PDDIKTI untuk Kinerja Institusi yang dilaksanakan secara daring, Sabtu (19/03/2022). Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Pembantu Rektor I UKSW Bidang Akademik, Dr. Iwan Setyawan tersebut diikuti oleh dekan, kepala departemen, ketua program studi dan juga Unit Penjamin Mutu Fakultas yang ada di lingkungan UKSW.

Dalam sambutannya, Dr. Iwan Setyawan mengungkapkan bahwa PDDIKTI semakin hari semakin diandalkan sebagai sumber segala informasi yang dibutuhkan. Hal yang tidak berlebihan ketika melihat kinerja akademik dari perguruan tinggi yang juga dapat dinilai dari pengelolaan data dan informasi yang disajikan.

“Kita perlu banyak belajar sebenarnya data apa yang di collect oleh PDDIKTI supaya kita bisa menyesuaikan perilaku kita. Semoga dengan seminar ini, data kita semakin tertata rapi, terlapor tepat waktu sehingga bisa menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Senada dengan Pembantu Rektor I UKSW, Kepala LPM UKSW Prof. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., C.A., C.M.A., Q.I.A., CfrA., mengungkapkan, tujuan dari diadakannya kegiatan seminar ini adalah untuk memberikan informasi mengenai pengelolaan sistem yang ada pada PDDIKTI serta 8 indikator kinerja perguruan tinggi berdasarkan data dari PDDIKTI. Dengan informasi yang didapat nantinya dapat dipraktekkan dalam mengelola data yang diperlukan tersebut oleh UKSW sendiri.

Kegiatan seminar tersebut juga menghadirkan pemateri yang sangat relevan dengan tema yang dibahas. Hadir sebagai pemateri tunggal adalah Kepala Sub Bidang Informasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, Franova Herdiyanto, S.Kom., M.T.I.

Tingkat Partisipasi Semakin Baik

Franova Herdiyanto memaparkan tentang bagaimana proses pengumpulan data, pengolahan data dan diseminasi dilakukan dalam program PDDIKTI. Dalam hal pengumpulan data misalnya masih ada beberapa kondisi seperti banyak dan beragamnya sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi, baik sumber daya manusia dan juga sumber daya infrastruktur yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengumpulan data tepat waktu belum bisa tercapai sepenuhnya.

Menjadi tantangan tersendiri dalam hal ketepatan waktu untuk dapat memperoleh dan mengolah data yang ada. Input data sering terlambat disebabkan kondisi dari masing-masing perguruan tinggi yang bisa saja dikarenakan faktor aktivitas akademik yang berbeda-beda. Faktor lainnya yang turut mempengaruhi adalah kalender akademik di tingkat perguruan tinggi yang juga beragam sehingga data yang disampaikan belum sepenuhnya sesuai dan masih perlu menunggu.

Namun demikian menurut Franova Herdiyanto setidaknya tingkat partisipasi perguruan tinggi dalam andil pengelolaan data yang ada di PDDIKTI sudah semakin baik.

“Selama tujuh sampai delapan tahun ini berjalan, tingkat partisipasi perguruan tinggi sudah semakin baik dan harapannya akan semakin baik. Selain itu, berharap juga ada SOP (standard operational prosedure-red) internal di masing-masing perguruan tinggi dan ada keterlibatan pimpinan,” terangnya.

Kegiatan seminar yang dipandu oleh Dr. Teguh Wahyono, S.Kom., M.Cs, juga disampaikan oleh pemateri tentang beberapa hal yang merupakan fokus dalam pengumpulan data PDDIKTI yang terjadi pada beberapa tahun terakhir. Hal yang dimaksud antara lain adalah pendataan kampus merdeka, pendataan jurusan dan fakultas, pendataan aktivitas mengajar dosen, pendataan sarana dan prasarana dan juga profil mahasiswa dan ijazah nasional.

Dengan data yang ada saat ini, PDDIKTI telah melayani sekitar 30 aplikasi baik internal maupun eksternal seperti pada Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian dan juga kartu prakerja. Apresiasi juga disampaikan pemateri atas prosentase data UKSW yang sudah mencapai lebih dari 91 persen. Harapannya juga agar proses pengumpulan data dan penjaminan mutu di UKSW terus berjalan semakin baik kedepannya nanti.

Sumber: https://www.uksw.edu/detail_post/news/lpm-uksw-gelar-seminar-pengelolaan-pddikti

Add Comment